Prototipe Sistem Pembuatan Larutan Nutrisi Otomatis pada Hidroponik Metode Nutrient Film Technique

Main Article Content

Addy Rachmad Nurcahyo Kiki Prawiroredjo Susan Sulaiman

Abstract

Prototipe Sistem Pembuatan Larutan Nutrisi Otomatis pada Hidroponik Nutrient Film Technique merupakan suatu sistem otomasi yang dapat mempermudah dan mempersingkat waktu pembudidaya dalam proses pembuatan larutan nutrisi untuk budidaya tanaman hidroponik. Pembuatan larutan nutrisi dilakukan secara otomatis sesuai dengan umur tanaman selada yang diatur menggunakan Real Time Clock (RTC). Sistem yang dibuat terdiri dari sensor jarak ultrasonik sebagai pengukur ketinggian laruran nutrisi dan sensor Total Dissolved Solids (TDS) meter untuk mengukur kadar total padatan terlarut. Sensor dihubungkan ke Arduino Mega 2560 sebagai komponen utama yang memproses sinyal masukan. Keluaran dari Arduino dikirim ke modul relay yang berfungsi sebagai saklar otomatis untuk mengatur kerja perangkat keluaran berupa pompa pengisian air, pompa sirkulasi, motor pengaduk dan solenoid valve. Pembuatan nutrisi dilakukan sebanyak 6 kali, yaitu pada umur 0 hari dan 7 hari dengan target TDS 600 ppm, umur 14 hari dan 21 hari dengan target TDS 700 ppm, umur 28 hari dengan target TDS 800 ppm dan umur 35 hari dengan target TDS 850 ppm. Pembuatan larutan nutrisi dapat berjalan secara otomatis dengan kadar TDS larutan nutrisi yang dihasilkan pada tiap target pembuatan rata-rata sebesar 640 ppm, 716 ppm, 833 ppm dan 862 ppm dengan toleransi 50 ppm.


 


Kata kunci: Arduino Mega, Hidroponik, Nutrient Film Technique, Selada, Total Dissolved Solids

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

[1] A. D. Susila, Sistem Hidroponik, Bahan Ajar Dasar Dasar Hortikultura, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, 2013, [on-line]. Tersedia: https://id.scribd.com/document/178242325/Modul-5-Sistem-Hidroponik. [15 Februari 2019].

[2] P. L. Romadloni, Rancang Bangun Sistem Otomasi Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique). Bandung: Telkom University, 2015.

[3] M. S . Asmana, S. H. Abdullah dan G. M. D. Putra, “Analisis Keseragaman Aspek Fertigasi pada Desain Sistem Hidroponik dengan Perlakuan Kemiringan Talang”, Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, vol.5, no. 1, Maret 2017.

[4] R. Rosliani dan N. Sumarni, Budidaya Tanaman Sayuran dengan Sistem Hidroponik, Bandung : Balai Penelitian Tanaman Sayuran, 2005, hal. 2-16.

[5] W. Sari, M. Idrus dan Surya, “Produktivitas Air Beberapa Varietas Selada dengan Sistem Irigasi NFT (Nutrient Film Technique) di PT. Momenta Agrikultura Lembang Bandung Barat”, Jurnal Ilmiah Teknik Pertanian, vol. 7, no. 3, Desember 2015.

[6] S. Nisha et al, “Hydroponics as An Advanced Technique for Vegetable Production : An Overview”, Journal of Soil and Water Conservation, vol.17, no. 4, 2018.

[7] Susilawati, Dasar-dasar Bertanam Secara Hidroponik, Palembang : Unsri Press, 2019, hal. 79.

[8] D. Eridani, O. Wardhani, and E. D. Widianto, “Designing and Implementing the Arduino-based Nutrition Feeding Automation System of a Prototype Scaled Nutrient Film Technique (NFT) Hydroponics using Total Dissolved Solids (TDS) Sensor”, in Proc. of 4th International Conference on Information Technology, Computer and Electrical Engineering (ICITACEE), Semarang, Indonesia, October 2017.

[9] A. W. Wibowo, A. Suryanto dan A. Nugroho, “Kajian Pemberian Berbagai Dosis Larutan Nutrisi dan Media Tanam Secara Hidroponik Sistem Substrat Pada Tanaman Kailan (Brassica oleracea L)”, Jurnal Produksi Tanaman, vol. 5, no. 7, Juli 2017.

[10] R. Y. Koswara, “Otomatisasi Pengendalian Cara Pengairan dan Pemberian Nutrisi pada Sistem Tanam Hidroponik untuk Tanaman Selada (Lactuca sativa L.)”, Jurnal Fisika UNY, Agustus 2016.

[11] P. Sihombing, N. A. Karina, J. T. Tarigan, and M. I. Syarif, “Automated Hydroponics Nutrition Plants Systems using Arduino Uno Microcontroller Based on Android”, Journal of Physics Conference Series, vol. 978, no. 1, Maret 2018.

[12] T. Sugiharto, S. T. Rasmana dan I. Puspasari, “Pengaturan Air dan Nutrisi Secara Otomatis Pada Tanaman Hidroponik”, Journal of Control and Network Systems, vol. 5, no. 2, 2016.

[13] Haryanto, Dwi dan K. N. Nurwijayanti, “Simulator Sistem Pengairan Otomatis Tanaman Hidroponik Dengan Arduino”, TESLA: Jurnal Teknik Elektro, vol. 20, no. 2, 2019.

[14] F. U. Umi, Y. N. Akhmadi dan Sanyoto, Jago Bertanam Hidroponik untuk Pemula, Jakarta Selatan : AgroMedia Pustaka, 2018, hal. 79.

[15] Jimmi Sitepu, Tutorial Cara Menggunakan EEPROM Arduino Tanpa Library, Lengkap dengan Programnya [Online], https://mikroavr.com/program-eeprom-arduino/, diakses tanggal 19 Juli 2020.