Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne <h3 style="text-align: justify;">Selamat datang di&nbsp;situs resmi Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné!</h3> <p style="text-align: justify;">Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana. Kajian ilmu yang tercakup dalam Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung. Template penulisan artikel dapat diunduh di <a title="Template .doc" href="http://www.jurnaltechne.org/archives/templates/Panduan_Penulisan_Jurnal_Techne_v1.doc">sini </a></p> en-US iwan.setyawan@ieee.org (Dr. Iwan Setyawan) ftek@adm.uksw.edu (Anggun A. Yudhiani, A.Md) Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000 OJS 3.1.0.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Prototipe Sistem Pencatatan Keluar Masuk Barang Menggunakan RFID ISO 18000-6 dan Pembayaran Menggunakan NFC ISO 14443A http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/152 <p>Mendata barang pada toko merupakan kegiatan yang cukup melelahkan dan memakan banyak waktu. Selain itu pembayaran pada toko yang masih menggunakan uang kartal juga membutuhkan ketelitian pada saat proses transaksi. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah alat yang dapat memindai barang dengan cara melewatkan barang dan pembayaran tanpa uang kartal. Setiap barang akan dilekatkan Tag RFID yang kemudian akan dibaca oleh RFID reader ketika barang melewati gerbang. Untuk pembayaran menggunakan Tag NFC yang dilekatkan pada handphone, selanjutnya Tag NFC didekatkan pada alat pembayaran yang memiliki NFC reader. Dari hasil pengujian pencatatan barang berhasil mengambil data dari Tag RFID kemudian memasukkan data berupa ID dari produk, nama produk, kategori, dan penyuplai ke database dengan persentase 100%. Untuk sistem pembayaran dapat berhasil mengambil rekaman pada Tag NFC kemudian memasukkan rekaman ke database dan mencetak hasil transaksi dengan persentase 100%.</p> Jati Kristianto, Darmawan Utomo, Banu Wirawan Yohanes, Saptadi Nugroho ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/152 Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000 Implementasi Algoritma Gosip Dalam Jaringan Peer-to-Peer http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/153 <p>Algoritma gosip merupakan algoritma yang mengatur proses pertukaran data antar dua buah node yang terhubung. Pada algortima gosip semua node menjalankan fungsi yang sama atau dengan kata lain tidak ada client/server. Untuk mengimplementasikan algoritma gosip terdapat dua hal yang paling utama yaitu active thread dan passive thread. Active thread mulai berjalan saat node menghubungi node tetangga untuk diajak bertukar data, sedangkan passive thread akan menunggu sampai ada ajakan dari tetangga. Setelah dua node terhubung, proses komunikasi dan pertukaran data yang terjadi berjalan baik dan lancar.</p> Aditya Nugraha Tama, Saptadi Nugroho, Hartanto Kusuma Wardana ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/153 Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000 Pengaruh Duty Cycle dan Frekuensi Terhadap Kecepatan Putar Motor DC http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/167 <p>Tulisan ini dibuat untuk mengetahui pengaruh perubahan frekuensi dan <em>duty cycle</em> terhadap kecepatan putar motor <em>DC</em> saat terbebani dan saat tidak dibebani yang diterapkan dengan menggunakan sistem <em>PWM</em> ( <em>Pulse Width Modulation</em> ). <em>DC Chopper</em> direalisasikan guna menerapkan sistem <em>PWM</em>. <em>DC Chooper</em> mengubah secara langsung dari <em>dc</em> ke <em>dc</em> dan biasanya hal ini disebut konverter <em>dc</em> ke <em>dc</em>. Alat ini disimulasikan dengan motor <em>DC</em> <em>tape</em> 9V dan <em>IGBT</em> sebagai saklar <em>chopper</em>. Perancangan terdiri dari modul <em>regulator</em> 5V, modul <em>microcontroller AT89S52</em>, modul <em>keypad</em>, modul <em>receiver IR</em> sebagai pendeteksi kecepatan, modul <em>transmiter IR</em>, modul <em>LCD</em>, dan modul <em>DC Chopper + driver</em>. Setiap operasi dilakukan dari sebuah <em>keypad</em> dan besarnya kecepatan motor yang terdeteksi dapat ditampilkan pada <em>LCD</em>. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa pemakaian <em>DC Chopper</em> untuk aplikasi motor, <em>IGBT</em> yang dipakai bekerja lebih baik saat mendapat masukan frekuensi lebih besar dari 1KHz. Dari hasil percobaan&nbsp; <em>duty cycle</em> 10% frekuensi pensaklaran <em>chopper dc</em> adalah &gt;2Khz tanpa beban dan &gt;1Khz dengan beban1 dan beban 2. Pada <em>duty cycle</em> 25% dan 50% adalah &gt;3Khz tanpa beban, &gt;2Khz pada beban 1 dan &gt;1Khz pada beban 2. Pada <em>duty cycle</em> 75% adalah &gt;2Khz tanpa beban, dan <em>duty cycle</em> 90% adalah &gt;800Hz tanpa beban. Semakin tinggi nilai frekuensi maka semakin baik titik kerja dari <em>DC Chopper</em>.</p> Budihardja Murtianta ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/167 Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000 Sifat Fisika Material Pembentuk OLED: Sebuah Telaah Ilmiah http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/168 <p>OLED tersusun dari lapisan tipis material semikonduktor organik yang disisipkan di antara dua elektroda. Pada saat diberikan tegangan maka elektron akan diinjeksikan dari katode menuju material material semikonduktor. Pada sisi anode elektron menjauh dari lapisan semikonduktor meninggalkan muatan positif di belakang yang disebut dengan hole. Elektron dan hole bergerak saling mendekat melalui lapisan semikonduktor hingga akhirnya elektron dan hole bertemu dan terjadi rekombinasi. Energi yang dilepaskan pada saat terjadi proses rekonbinasi dipancarkan dalam bentuk cahaya. Warna cahaya yang terbentuk ditentukan ditentukan oleh pita celah (band gap) material semikonduktor. Tiga proses yang sangat penting untuk menentukan efektifitas OLED adalah injeksi muatan, pengangkutan muatan, dan emisi cahaya.</p> Lukas Bambang Setyawan ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/168 Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000 Analisa Gerak Putar Eksentris Continous Satu Massa Horisontal pada Sistem Kendali NCTF Berbasis Arduino Uno http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/170 <p>Sistem kendali <em>nominal characteristic trajectory following</em> (NCTF) adalah sebuah sistem kendali yang terdiri dari dua buah sub sistem, yaitu <em>nominal characteristic trajectory</em> (NCT) dan kompensator. Pembuatan pengendali berdasarkan pada eksperimen <em>open-loop</em> sederhana sehingga sistem kendali NCTF sangat praktis untuk digunakaan. Arduino Uno digunakan sebagai pengendali sistem putar eksentris satu massa horisontal. Perintah ke Arduino Uno diberikan oleh perangkat lunak MATLAB<sup>®</sup>, selanjutnya Arduino Uno akan menggerakkan motor dan membaca <em>encoder</em>. Performa sistem diukur dengan melakukan pengujian menggunakan variasi pembebanan dan variasi gerakan continous. Variasi pembebanan yang diberikan diantaranya 0, 0.066, dan 0.156Kg. Sedangkan variasi gerakan continous yang diberikan berupa gerakan bolak-balik satu kali dan gerakan bolak-balik yang berulang. Informasi yang dianalisa berupa nilai <em>steady state</em> <em>error</em>, <em>settling time</em>, dan <em>overshoot</em>, yang digunakan untuk menentukan performa sistem yang telah dibuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Kendali NCTF berbasis Arduino Uno pada Gerak Putar Eksentris Continous Satu Massa Horisontal, mampu menunjukkan performa yang cukup baik. Keakuratan penunjukan posisi dapat dilihat dari kecilnya rata-rata error. Nilai <em>rata-rata</em> <em>error</em> yang terjadi sebesar 3.85 derajat. Kecepatan respon yang baik dapat dilihat dari kemampuan sistem untuk menyesuaikan perintah posisi secara visual dari grafik gerakan yang dihasilkan saja. Hal ini terjadi karena nilai <em>settling time</em> dan <em>overshoot</em> tidak bisa terukur, akibat dari perintah gerak continous yang selalu berubah tiap <em>sampling time</em> 0,01 detik. Sistem mampu <em>robust</em> untuk mengatasi faktor pengganggu dari luar seperti grafitasi, gesekan, inersia, dan beban untuk mekanisme putar eksentris&nbsp; satu massa horisontal.</p> Perwita Kurniawan, Adi Nugroho ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/170 Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000 Rancang Bangun Mekanisme Penendang Bola Berbasis Elektromagnetik untuk Robot Sepakbola Beroda R2C-Warrior http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/171 <p style="text-align: justify;">Pada Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017, diadakan sebuah kompetisi untuk divisi baru yaitu Kontes Robot Sepakbola Beroda Indonesia (KRSBI Beroda). Ini mendorong tim <em>Robotics Research Center</em> (R2C) Universitas Kristen Satya Wacana membuat suatu <em>platform </em>robot baru sehingga dapat diikutsertakan pada kompetisi tersebut. Layaknya seorang pemain sepakbola profesional, maka <em>platform</em> robot ini membutuhkan suatu mekanisme penendang bola sehingga robot dapat mencetak gol ke gawang lawan. Pada makalah ini, diusulkan sebuah mekanisme penendang bola yang menggunakan prinsip elektromagnetik. Mekanisme ini terdiri dari sebuah solenoid yang dicatu oleh tegangan maksimal 400V. Tegangan tersebut didapatkan dari sebuah baterai Li-Po 12V dengan kapasitas 2200mAh yang dinaikan tegangannya melalui sebuah <em>DC to DC booster</em> dan ditampung pada sebuah <em>capacitor bank</em> berkapasitas 2240<em>µF. </em>Mekanisme ini dapat menendang bola dengan diameter 20cm dan berat 400gr dengan laju maksimal bola sebesar 10,04m/s.</p> Yohanes Haryudanta D., Fransiscus Dalu Setiaji, Gunawan Dewantoro ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/171 Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000 Pengujian Sistem Konversi Energi Suara menjadi Energi Listrik menggunakan Piezoelektrik http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/172 <p style="text-align: justify;">Beberapa penelitian terkait energi terbarukan, seperti energi air, angin, dan bahkan nuklir telah dilakukan. Namun, suara sebagai energi mekanik, ternyata juga memiliki potensi untuk menjadi salah satu alternatif energi. Sebagai konsekuensi dari Hukum Kekekalan Energi, energi suara dapat diubah menjadi energi listrik. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian sistem konversi energi suara menjadi energi listrik, dengan memanfaatkan komponen piezoelektrik. Berdasarkan data <em>baseline</em> dari beberapa area jalan dan pabrik, dilakukan pengukuran dengan menggunakan <em>signal generator</em> sebagai sumber suara dan <em>piezoelectric</em> sebagai <em>transducer</em> yang mengkonversi energi suara menjadi energi listrik. Nilai frekuensi yang dihasilkan berada pada kisaran tertentu, dan nilai tertinggi berkisar diantara 760-780 Hz. Semakin dekat sumber suara, resonansi semakin sering terjadi dan tegangan yang dihasilkan <em>Piezoelectric</em> <em>Transducer</em> semakin besar.</p> Eddy Wijanto, Budi Harsono, Rendy Renandy, Ade Septian, Kevin Sutanto ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/172 Mon, 30 Apr 2018 00:00:00 +0000