http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/issue/feed Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika 2019-12-11T18:00:57+00:00 Dr. Iwan Setyawan iwan.setyawan@ieee.org Open Journal Systems <h3 style="text-align: justify;">Selamat datang di&nbsp;situs resmi Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika</h3> <p style="text-align: justify;">Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana, dan telah terakreditasi Kemenristekdikti pada peringkat 4 (Sinta 4). Kajian ilmu yang tercakup dalam Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung. Sebagai panduan penulisan, silakan mengunduh <a title="Template" href="http://www.jurnaltechne.org/archives/templates/Panduan_Penulisan_Jurnal_Techne_v1.doc"><strong>Template Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika.</strong></a></p> http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/189 MoBI, Sistem Informasi berbasis Android 2019-11-25T02:57:28+00:00 Baktiar Krisna Mukti Nugroho bakrimuno@gmail.com Handoko Handoko handoko@uksw.edu Hartanto Kusuma Wardana hartanto.kusuma@staff.uksw.edu <p>PT Tripilar Betonmas merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur atap gelombang asbes dan silica board. Pelaporan data yang kurang fleksibel menjadi masalah tersendiri pada perusahaan ini, di antaranya untuk melihat laporan masih menggunakan aplikasi desktop. Hal ini mengurangi fleksibelitas dan mobilitas untuk melihat laporan jika berada di luar lingkungan perusahaan. Di sisi lain, Android adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh pengguna <em>smartphone</em> seluruh dunia karena memiliki beberapa kelebihan di antaranya, memiliki banyak aplikasi yang dapat digunakan secara gratis, banyak <em>library</em> yang disediakan dan bersifat <em>open source </em>sehingga mudah untuk dikembangkan. Aplikasi Android dirancang dengan tujuan untuk mengatasi kekurangan aplikasi perusahaan dalam hal fleksibelitas dan mobilitas untuk melihat laporan. Dengan aplikasi Android ini, user dapat melihat informasi perusahaan &nbsp;walaupun berada di luar lingkungan perusahaan.&nbsp; Aplikasi Android ini dilengkapi dengan autentikasi user dengan Firebase, dapat menampilkan informasi penjualan, produksi dan barang rusak berupa grafik. Pada hari kerja pengguna akan menerima notifikasi penjualan per hari yang sudah dicapai setiap jam. Aplikasi ini dapat digunakan pada sistem operasi Jelly Bean hingga Oreo. Selain itu aplikasi ini dilengkapi dengan 3 autentikasi untuk menjaga keamanan data perusahaan yang terdiri dari autentikasi aplikasi <em>mobile, webservice </em>dan <em>database.</em></p> 2019-09-27T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/202 Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kendali Daya Listrik pada Rumah Kos Menggunakan NodeMCU dan Firebase Berbasis Android 2019-12-11T18:00:57+00:00 Achmad Furqon furqon@student.undip.ac.id Agung Budi Prasetijo agungprasetijo@ce.undip.ac.id Eko Didik Widianto didik@live.undip.ac.id <p>Dibuat suatu sistem yang digunakan untuk memantau daya listrik yang dipakai oleh penyewa kos serta menghitung besarnya energi yang digunakan dan juga tarif yang dikenakan. Sistem dirancang menggunakan modul NodeMCU yang akan dipasangkan dengan sensor PZEM-004t dan relay. NodeMCU berfungsi untuk pengiriman data ke database. Sensor PZEM-004t digunakan untuk membaca tegangan dan arus listrik yang mengalir sehingga bisa didapatkan nilai daya. Relay digunakan sebagai kontrol untuk memutus sambungan listrik dika diperlukan. Dan untuk mengetahui daya listrik tersebut data daya akan dikirimkan ke Realtime Database Firebase yang akan diakses oleh perangkat Android melalui internet sehingga sistem <em>monitoring</em> ini dapat dilakukan secara jarak jauh. Hasil pengukuran sensor menunjukan akurasi kesalahan sebesar ± 1,8% dengan pembanding multimeter digital. Hasil pengujian aplikasi sistem menunjukan aplikasi dapat memantau daya pada tiap kamar kos secara <em>realtime</em>.</p> 2019-10-03T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/205 Robot Mobile Otonom Menggunakan Metode Odometry 2019-12-11T18:00:55+00:00 Edi Rakhman edr@polban.ac.id Noor Cholis Basjaruddin noorcholis@polban.ac.id Vito Eka Pramudhita Susanto vito.pramudhita@gmail.com <p class="Technekeywordsbody"><span lang="EN-US">Robot <em>mobile</em> otonom (autonomous mobile robot, AMR) banyak digunakan baik di industri maupun lingkungan rumah tangga. Robot jenis ini mempunyai kemampuan bergerak menuju tempat tertentu secara otomatis. Penggunaan GPS pada tempat tertutup dan area terbatas belum dapat memenuhi kebutuhan karena keterbatasan resolusi GPS. Pada penelitian ini dikembangkan robot mobile yang mampu menuju titik tertentu dengan memanfaatkan sensor rotary encoder dan metode odometry. Koordinat tujuan diberikan ke robot dan kemudian secara otomatis robot bergerak ke arah titik koordinat tujuan. Pengujian dilakukan dengan memberikan tujuan dengan jarak berbeda yaitu 60 cm, 100 cm, 150 cm, 200 cm, dan 250 cm. Rata-rata galat perhitungan odometry yang dihitung pada jarak tersebut adalah sebesar 0.5 cm, 2.63 cm, 1.65 cm, dan 1.1 cm. Pada pengukuran secara riil didapatkan galat sebesar 7cm, 13cm, 10cm, dan 20 cm. Pengujian rute langsung mempunyai nilai galat yang paling kecil dibanding pengujian rute 1 dan rute 2 yaitu 0,11 cm untuk tujuan x dan 0,25 cm untuk tujuan y. Pada pengukuran posisi riil mempunyai galat x = 3 cm dan y = 2 cm.</span></p> 2019-10-11T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/209 Perancangan dan Simulasi Antena Mikrostrip Patch Lingkaran Multilayer Parasitic untuk Aplikasi Wireless Local Area Network (WLAN) 2019-12-11T18:00:54+00:00 Intan Cahyaningtyas intan14ctyas@gmail.com Eva Yovita Dwi Utami eva.utami@uksw.edu <p>Pada penelitian ini dirancang antena mikrostrip <em>patch</em> lingkaran dengan penambahan metode <em>multilayer parasitic</em> dan metode DGS (<em>Defected Ground Structure</em>). Rancangan antena yang disimulasikan memiliki frekuensi kerja 5,8 GHz untuk aplikasi WLAN <em>(wireless local area network</em>). Metode <em>multilayer parasitic </em>digunakan untuk meningkatkan <em>gain </em>antena., sedangkan metode DGS dipilih untuk mengurangi gelombang permukaan yang bisa menurunkan efisiensi antena. Antena yang dirancang dan disimulasikan memiliki 3 <em>layer</em>. Pada <em>layer</em> utama ditempatkan metode DGS berbentuk persegi panjang beserta pencatu antena. <em>Layer end-parasitic </em>ditempatkan di bawah <em>layer </em>utama yang terdiri dari <em>ground </em>dan substrat tanpa <em>patch</em>. Lalu <em>layer front-parasitic </em>ditempatkan di atas <em>layer </em>utama yang terdiri dari substrat dan <em>patch </em>saja tanpa <em>ground</em>. Antena ini dirancang dengan <em>ground</em> berbahan tembaga dengan ketebalan 0,035 mm, memiliki substrat berbahan FR-4 Epoxy dengan ketebalan 1,6 mm dan memiliki permitivitas relatif bernilai 4,6. Setelah dirancang dan disimulasikan, simulasi menunjukkan nilai <em>return loss</em> -17,548 dB, nilai <em>VSWR </em>1,299, dan nilai <em>gain</em> 7,08 dB dengan pola radiasi direksional. Dengan menggunakan metode <em>multilayer parasitic </em>antena mengalami total peningkatan <em>gain </em>sebesar 5,33 dB. Hal ini menunjukkan metode <em>multilayer parasitic </em>dapat digunakan untuk meningkatkan <em>gain </em>antena.</p> 2019-10-18T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/210 Prototipe Pendeteksi Titik Gangguan pada Jaringan 20 kV dengan Metode Arus Gangguan 2019-12-11T18:00:55+00:00 Alwi Daffa` Rosydi alwidaffa@gmail.com Eka Prasetyono eka@pens.ac.id Novie Ayub Windarko ayub@pens.ac.id <p>PT. PLN (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang pembangkitan dan pendistribusian tenaga listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pada proses distribusi sering terjadi gangguan hubungan singkat yang diakibatkan banyak faktor diantaranya faktor eksternal atau faktor alam yang berupa ranting pohon maupun hewan. Dari data pada sebuah wilayah Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dalam sebulan gangguan bisa terjadi hingga 70 kali dan memerlukan waktu penanganan 15 menit hingga 1 jam. Karena penanganan masih dengan cara mengukur impedansi sepanjang jaringan yang dimana sebuah penyulang bisa memiliki panjang hingga 50 kms. Oleh karena itu dibutuhkan alat yang dapat mendekteksi titik gangguan serta jenis gangguan yang terjadi pada jaringan. Untuk merealisasikan alat tersebut diperlukan <em>prototype</em> jaringan tegangan menengah yang dapat mensimulasikan gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah, dan antar fasa. <em>Prototype</em> ini menggunakan mikrokontroler yang akan difungsikan sebagai <em>relay</em> <em>over</em> <em>current</em> dan saat ada gangguan hubung singkat mikrokontroler juga akan langsung melakukan perhitungan lokasi gangguan dari relay yang <em>trip</em> berdasarkan besar arus gangguan yang dideteksi oleh <em>relay</em>. Pada alat ini terdapat LCD yang digunakan untuk menampilkan besar arus gangguan serta jenis gangguan yang terjadi dan diharapkan dapat mempermudah serta mempercepat petugas untuk melakukan penormalan kembali pada jaringan yang mengalami gangguan.</p> 2019-10-15T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/217 Images Similarity based on Bags of SIFT Descriptor and K-Means Clustering 2019-12-11T18:00:56+00:00 Banu Wirawan Yohanes banu.yohanes@uksw.edu <p>The content based image retrieval is developed and receives many attention from computer vision, supported by the ubiquity of Internet and digital devices. Bag-of-words method from text-based image retrieval trains images’ local features to build visual vocabulary. These visual words are used to represent local features, then quantized before clustering into number of bags. Here, the scale invariant feature transform descriptor is used as local features of images that will be compared each other to find their similarity. It is robust to clutter and partial visibility compared to global feature. The main goal of this research is to build and use a vocabolary to measure image similarity accross two tiny image datasets. K-means clustering algorithm is used to find the centroid of each cluster at different <em>k</em> values. From experiment results, the bag-of-keypoints method has potential to be implemented in the content based information retrieval.</p> 2019-10-09T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/218 Sistem Pensaklaran pada Masukan dan Keluaran Penguat Awal Audio 2019-12-11T18:00:56+00:00 Deddy Susilo deddy.susilo@uksw.edu Budihardja Murtianta budihardja.murtianta@staff.uksw.edu Albert Tarra Wahyu Setiadi alberttarraws@gmail.com <p>Perangkat audio fidelitas tinggi (<em>high fidelity</em>) memiliki arti seberapa mirip bentuk sinyal keluaran hasil rekonstruksi terhadap sinyal masukan. Pada penelitian ini dirancang suatu sistem pensaklaran yang diterapkan pada masukan dan keluaran penguat awal (<em>pre-amplifier</em>) audio mono (1 kanal), lalu dengan diberikannya sistem pensaklaran tersebut, maka penguat awal audio mono tersebut dapat berfungsi menjadi seolah-olah penguat awal audio stereo. Dari hasil pengujian pada sistem pensaklaran yang sudah digabung pada penguat awal audio mono didapatkan penguatan yang mendekati sama tiap kanalnya dengan kanal kiri sebesar 20.844dB dan kanal kanan sebesar 20.842dB. Akan tetapi, pada hasil perancangan ini masih memiliki beberapa kekurangan yaitu naiknya distorsi sinyal keluaran sebesar 1.550% untuk kanal kiri dan 1.565% untuk keluaran kanal kanan, serta bertambahnya cakap silang (<em>crosstalk</em>) antar kanalnya menjadi -26.24dB dan menurunnya nilai SNR (<em>signal to noise ratio</em>) menjadi 64.06 dB.</p> 2019-10-10T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##