http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/issue/feed Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika 2020-07-11T15:06:06+00:00 Dr. Iwan Setyawan iwan.setyawan@ieee.org Open Journal Systems <h3 style="text-align: justify;">Selamat datang di&nbsp;situs resmi Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika</h3> <p style="text-align: justify;">Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana, dan telah terakreditasi Kemenristekdikti pada peringkat 4 (Sinta 4). Kajian ilmu yang tercakup dalam Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung. Sebagai panduan penulisan, silakan mengunduh <a title="Template" href="http://www.jurnaltechne.org/archives/templates/Panduan_Penulisan_Jurnal_Techne_v1.doc"><strong>Template Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika.</strong></a></p> http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/226 Optimasi Sistem Turbin Angin Menggunakan Maximum Power Point Tracking (MPPT) dengan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) 2020-07-11T15:06:06+00:00 Husein Mubarok mubarok.husein@uii.ac.id Bibie Albar Whiancaka 13524110@students.uii.ac.id <p>Permasalahan tentang krisis energi listrik, merupakan hal yang patut dikaji dalam beberapa dekade ini. Di mana mayoritas sumber energi listrik masih menggunakan bahan bakar fosil yang mulai habis dan tidak ramah lingkungan. Untuk itu, diperlukannya aksi serta perubahan untuk mulai beralih pada sumber energi alternatif yang berasal dari alam. Permasalahan terkait energi baru terbarukan sudah tak asing lagi dan telah dikembangkan, antara lain dengan Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) yaitu merupakan pembangkit gabungan antara beberapa jenis pembangkit. Pada penelitian ini dibahas optimasi sistem turbin angin yang disimulasikan secara matematis dan menerapkan penggunaan <em>Maximum Power Point Tracking</em> (MPPT) dengan algoritma <em>Particle Swarm Optimization</em> (PSO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan optimasi tersebut menghasilkan daya keluaran yang lebih optimal dan efisisen, serta respon yang baik terhadap perubahan kecepatan angin.</p> 2020-04-14T12:39:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/225 Eye Detection System Based on Image Processing for Vehicle Safety 2020-07-11T15:06:06+00:00 Almira Budiyanto almira.budiyanto@uii.ac.id Abdul Manan 114524080@students.uii.ac.id Elvira Sukma Wahyuni elvira.wahyuni@uii.ac.id <p>The more advanced the technology and the greater the community's need to carry out activities every day, the number of vehicles on the highway is getting crowded. From year to year, the greater the level of traffic accidents caused by many factors, among the usual reasons is the loss of awareness of the driver when driving a vehicle especially drowsiness. One of the drowsiness parameters is the frequency eye blinks. Therefore, to get the drowsiness symptoms, the purpose of this research is to detect the eye blinks, which in turn reduce the level of accidents by detecting sleepy eyes based on digital image processing. The method used to detect both eyes is the Viola-Jones method. The detection of both eyes can also acquire the duration of closed eyes and the number of eye blinks. A person can be said to be sleepy by means of sleepiness parameters determined by a study. The research shows that detection of eye blinks using the Viola-Jones method has a fairly high accuracy of up to 84.72% if the face condition is upright and tilted no more than 45 degrees. Another conclusion is that eye detection and driver detection are more effective at certain light intensity values which are around 2-33 lux.</p> 2020-04-14T12:44:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/220 Rancang Bangun Sistem Pembersih Otomatis Pada Solar Panel Menggunakan Wiper Berbasis Mikrokontroler 2020-07-11T15:06:05+00:00 Muhamad Rizal Wira Kusuma mrwirakusuma@gmail.com Esa Apriaskar esa.apriaskar@mail.unnes.ac.id Djuniadi Djunaidi djuniadi@mail.unnes.ac.id <p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam masalah pembersihan solar panel. Apabila sekitar solar panel terdapat debu dan kotoran, alat pembersih ini akan otomatis membersihkan solar panel. Selain berdasarkan kadar debu, alat ini juga akan beroperasi ketika waktu menunjukan pukul 06.00 WIB dan 18.00 WIB. Metode yang digunakan dalam rancang bangun ini diawali dengan pembuatan <em>prototype</em> pembersih otomatis solar panel, membuat sistem kendali intensitas debu dan waktu untuk kebutuhan alat pembersih otomatis solar panel. Proses pembacaan menggunakan sensor debu dan modul RTC, untuk penggerak <em>wiper</em> menggunakan motor servo. Sebagai pengendalinya menggunakan arduino uno dengan pemrograman bahasa C. Hasil dari pengambilan data menunjukan bahwa alat ini efisien dalam pembersihan solar panel, karena terdapat selisih tegangan rata rata sekitar 44,6% dalam pengujian waktu dan 73% dalam pengujian berdasarkan kadar debu.</p> 2020-04-14T12:48:06+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/219 Prototipe Power Supply Gate driver untuk Multilevel Inverter dengan Menggunakan Flyback Converter Multi Output 2020-07-11T15:06:05+00:00 Novie Ayub Windarko ayub@pens.ac.id Akhmad Puryanto akhmad.puryanto97@gmail.com Rachma Prilian Eviningsih rachmaevin@pens.ac.id Moh. Zaenal Efendi zen@pens.ac.id Eka Prasetyono eka@pens.ac.id Bambang Sumantri bambang@pens.ac.id <p>Dengan perkembangan konverter elektronika daya, kebutuhan untuk memperkecil ukuran dan keandalan semakin meningkat. Dengan meningkatnya frekuensi <em>switching</em> pada konverter, maka d<em>v</em>/d<em>t</em> yang tinggi dapat menyebabkan kesalahan dalam <em>turn-on</em> ataupun <em>turn-off</em> <em>switching devices</em>. Masalah-masalah tersebut dapat diatasi dengan menerapkan tegangan bias negatif untuk melakukan <em>turn-off switching devices</em>. Makalah ini mengusulkan prototipe <em>power supply gate driver</em> yang dikhususkan untuk <em>Multi Level Inverter</em> (MLI). Sebuah prototipe <em>power supply gate driver</em> yang menggunakan satu unit konverter <em>flyback</em> dengan multi output untuk tegangan bias positif dan negatif, serta terisolasi galvanis sebanyak <em>switching devices</em> MLI. Dengan menggunakan topologi dasar flyback maka konverter ini memiliki isolasi galvanis melalui trafo frekuensi tinggi. Dari hasil eksperimen proses switching bisa berubah dari kondisi dari on menuju off dan dari off menuju on bisa berjalan secara sempurna.</p> 2020-04-14T12:52:29+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/224 Kontrol Relay dan Kecepatan Kipas Angin Direct Current (DC) dengan Sensor Suhu LM35 Berbasis Internet of Things (IoT) 2020-07-11T15:06:04+00:00 Almira Budiyanto almira.budiyanto@uii.ac.id Genta Bayu Pramudita 15524014@students.uii.ac.id Sisdarmanto Adinandra 025240101@uii.ac.id <p>Dewasa ini masyarakat banyak tertarik dengan hal-hal yang instan dan efisien. Selain itu angka mobilitas yang tinggi menjadi salah satu faktor mengapa hal-hal yang bersifat instan dan efisien menjadi pilihan yang banyak digemari oleh masyarakat. Menjawab tantangan ini <em>Internet of Things </em>(IoT) hadir untuk membantu masyarakat dengan cara mengkoneksikan berbagai objek ke jaringan internet yang kemudian dapat diakses dari mana saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem IoT dengan <em>platform </em>aplikasi Blynk pada <em>smartphone android</em>. Metode yang digunakan adalah penggunaan sensor suhu <em>LM35</em> sebagai input suhu. Pada perancangan ini menggunakan motor <em>Direct Current </em>(DC) yang dapat diatur dengan metode <em>Pulse Width Modulation </em>(PWM) dan dikendalikan melalui aplikasi Blynk pada <em>smartphone android</em>. Sensor suhu LM35 memiliki batasan suhu 27°C sampai 40°C yang menghasilkan kenaikan rata-rata PWM sebesar 6,3/<sup>o</sup>C dan putaran motornya bertambah sebesar 244 rpm/<sup>o</sup>C. Perancangan ini ditambahkan motor servo dan <em>relay</em> yang dapat dikendalikan dengan aplikasi Blynk pada <em>smartphone android.</em></p> 2020-04-14T12:54:53+00:00 ##submission.copyrightStatement##