http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/issue/feed Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika 2020-11-23T22:34:18+00:00 Dr. Iwan Setyawan iwan.setyawan@ieee.org Open Journal Systems <h3 style="text-align: left;">Welcome to the official site of&nbsp;Techné: Jurnal Ilmiah Elektroteknika</h3> <p style="text-align: justify;">Techné: Jurnal Ilmiah Elektroteknika (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) is a scientific journal published by the Faculty of Electronics and Computer Engineering, Satya Wacana Christian University and has been nationally-accredited Sinta 4. Topics covered by Techné encompasses research areas in electrical, electronics and computer engineering. Techné was first published online in 2010. The journal is published twice a year, in April and October. This journal adopts the Open Access policy and all published articles are freely accessible to all visitors. To submit your manuscript, please download <a title="Template" href="http://www.jurnaltechne.org/archives/templates/Panduan_Penulisan_Jurnal_Techne_v2.doc"><strong>Template of Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika.</strong></a></p> <p style="text-align: justify;"><a title="Sertifikat Techne" href="https://drive.google.com/file/d/1DkkBvdtDNQ3P_hUvwWUzOnRzHKZ0tLOY/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener"><strong><img src="/public/site/images/ojsadmin/SERT_TECHNE_horizontal.jpg" width="286" height="203"></strong></a></p> http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/229 Aplikasi Try-On Hairstyle Berbasis Augmented Reality 2020-11-23T22:34:18+00:00 Pinasthika Aulia Fadhila pinasthikauliaf@student.telkomuniversity.ac.id Ledya Novamizanti ledyamizan@gmail.com Fat’hah Noor Prawita fathah@tass.telkomuniversity.ac.id <p><em>Augmented Reality</em> merupakan teknologi yang dapat mempermudah hidup manusia yang diaplikasikan di berbagai macam bidang seperti pengelola jasa pangkas rambut. Ketidakpastian pemilihan model rambut oleh pelanggan membuat penata rambut dan pelanggan menjadi ragu. <em>Try-On Hairstyle </em>merupakan aplikasi berbasis android yang dapat memberikan gambaran secara <em>virtual</em> berbagai jenis model rambut pria maupun wanita yang sesuai dengan bentuk wajah pengguna. Aplikasi ini menerapkan algoritma Viola-Jones untuk tahap <em>face detection </em>dan <em>face tracking</em> secara <em>markerless</em>. Setelah melakukan deteksi wajah, sistem akan mengkategorikan wajah pelanggan berdasarkan bentuk wajah dan aplikasi ini akan menampilkan berbagai model rambut yang tersedia berdasarkan bentuk wajah pelanggan dengan teknologi <em>augmented reality</em>. Sistem ini diuji dengan pengujian <em>black box</em>, pengujian berdasarkan jarak, pengujian berdasarkan intensitas cahaya, pengujian berdasarkan rotasi kepala, dan pengujian <em>user acceptance</em>. Hasil dari aplikasi ini adalah dapat mendeteksi wajah dan menampilkan model rambut yang sesuai dengan akurasi 100% dengan jarak terbaik pada 30 cm-40 cm, sudut wajah terhadap kamera sebesar 0°, dan cahaya dengan intensitas cahaya lebih besar dari 10 lux. Tingkat kepuasan pelanggan dalam menggunakan aplikasi ini sebesar 91,7625%.</p> 2020-08-20T15:56:11+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/230 Prototipe Sistem Pembuatan Larutan Nutrisi Otomatis pada Hidroponik Metode Nutrient Film Technique 2020-11-23T22:34:14+00:00 Addy Rachmad Nurcahyo addyrachmadn@gmail.com Kiki Prawiroredjo kiki.prawiroredjo@trisakti.ac.id Susan Sulaiman susan@trisakti.ac.id <p>Prototipe Sistem Pembuatan Larutan Nutrisi Otomatis pada Hidroponik <em>Nutrient Film Technique</em> merupakan suatu sistem otomasi yang dapat mempermudah dan mempersingkat waktu pembudidaya dalam proses pembuatan larutan nutrisi untuk budidaya tanaman hidroponik. Pembuatan larutan nutrisi dilakukan secara otomatis sesuai dengan umur tanaman selada yang diatur menggunakan <em>Real Time Clock</em> (RTC). Sistem yang dibuat terdiri dari sensor jarak ultrasonik sebagai pengukur ketinggian laruran nutrisi dan sensor <em>Total Dissolved Solids</em> (TDS) meter untuk mengukur kadar total padatan terlarut. Sensor dihubungkan ke Arduino Mega 2560 sebagai komponen utama yang memproses sinyal masukan. Keluaran dari Arduino dikirim ke modul relay yang berfungsi sebagai saklar otomatis untuk mengatur kerja perangkat keluaran berupa pompa pengisian air, pompa sirkulasi, motor pengaduk dan solenoid valve. Pembuatan nutrisi dilakukan sebanyak 6 kali, yaitu pada umur 0 hari dan 7 hari dengan target TDS 600 ppm, umur 14 hari dan 21 hari dengan target TDS 700 ppm, umur 28 hari dengan target TDS 800 ppm dan umur 35 hari dengan target TDS 850 ppm. Pembuatan larutan nutrisi dapat berjalan secara otomatis dengan kadar TDS larutan nutrisi yang dihasilkan pada tiap target pembuatan rata-rata sebesar 640 ppm, 716 ppm, 833 ppm dan 862 ppm dengan toleransi 50 ppm.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Arduino Mega, Hidroponik, <em>Nutrient Film Technique</em>, Selada, <em>Total Dissolved Solids</em></p> 2020-08-28T05:20:54+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/228 Pembuatan Penakar Hujan Berbiaya Rendah Menggunakan Sensor Beban Berbasis Arduino Uno 2020-11-23T22:34:10+00:00 Agusta Kurniawan agusta6872@gmail.com Indah Mulia indahmuliaa859@gmail.com Sabella Nisa Adelia Rifai sabellanisa@gmail.com Sigit Purwandika sigitpurwandika@gmail.com <p>Telah dibuat penakar hujan dengan sistem timbangan berbasis <em>arduino uno</em>. Sensor beban (<em>load cell</em>) akan mengukur massa air hujan menggunakan prinsip jembatan <em>wheatstone</em>. Nilai massa air hujan akhirnya akan dikonversi menjadi nilai curah hujan. Pembuatan alat dilakukan dengan menghubungkan sensor beban dengan konverter <em>ADC HX711</em> yang juga bekerja sebagai penguat, <em>Arduino Uno</em> untuk mengubah data yang dihasilkan sensor ke data curah hujan, dan <em>MATLAB</em> untuk menampilkan hubungan antara waktu dan curah hujan. Tahapan pembuatan penakar hujan terbagi menjadi perancangan bagian elektronika, pembuatan program pada Arduino Uno, pembuatan program pada <em>MATLAB</em> dan terakhir mengamati keluaran data curah hujan. Hasil pengujian menunjukkan masih ada perbedaan massa antara keluaran alat ukur penakar hujan dengan massa di neraca digital pada berbagai variasi curah hujan dari 1 mm hingga 100 mm. Massa air hujan terbaca sama antara neraca digital dan respon sensor <em>load cell</em> saat curah hujan 54 mm, yaitu saat menunjukkan massa 105 gram. Saat curah hujan di bawah 54 mm, massa neraca digital lebih besar daripada massa respon pada sensor <em>load cell</em>, kebalikannya saat curah hujan di atas 54 mm, massa neraca digital lebih kecil daripada massa respon pada sensor <em>load cell</em>.</p> 2020-09-15T12:09:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/234 Implementasi Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Osteoporosis 2020-11-23T22:34:08+00:00 Euis Musyarofah euis.16078@student.unsika.ac.id Rini Mayasari rini.mayasari@staff.unsika.ac.id Agung Susilo Yuda Irawan agung@staff.unsika.ac.id <p>Osteoporosis merupakan salah satu penyakit berisiko pada manusia, terutama pada orang lanjut usia. Penyakit osteoporosis ini tidak hanya menyerang lansia namun bisa menyerang pada orang berusia muda. Hal ini terjadi karena pola makan dan pola hidup seseorang yang tidak teratur. <em>Forward chaining </em>dan<em> certainty factor</em> merupakan salah satu metode dalam sistem pakar. Pada penelitian ini metode <em>Forward chaining</em> merupakan metode cara berfikir sebagai mesin inferensi berdasarkan fakta-fakta yang ada guna mendapatkan suatu kesimpulan serta metode <em>certainty factor </em>digunakan sebagai tolak ukur dari hasil nilai diagnosa terhadap suatu penyakit. Penelitian ini telah berhasil dan tepat menerapkan metode <em>forward chaining </em>dan <em>certainty factor</em> sebagai alat pengambilan keputusan serta tolak ukur pada sistem pakar penyakit osteoporosis.</p> 2020-09-30T09:37:15+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/239 Sistem Pemantauan Gas Karbon Monoksida (CO) Pada Produk KOLISS-IoT Menggunakan Teknologi Web 2020-11-23T22:34:04+00:00 Krisna Aditya krisna.aditya16073@student.unsika.ac.id Dian Budhi Santoso dian.budhi@ft.unsika.ac.id Lela Nurpulaela lela.nurpulaela@ft.unsika.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gas karbon monoksida (CO) pada produk kompor penghasil listrik dengan teknologi Internet of Things (KOLISS-IoT) yang berpotensi menghasilkan gas CO dari pembakaran yang tidak sempurna. Metode yang digunakan dalam pembuatan alat ini diawali dengan pembuatan produk KOLISS-IoT dan pembuatan sistem pemantauan gas CO yang didukung dengan teknologi Internet of Things (IoT). Proses pemantauan gas CO menggunakan sensor gas tipe MQ-7, sebagai pengendalinya menggunakan Arduino Uno serta untuk menampilkan hasil pemantauan pada halaman web menggunakan modul WiFi ESP8266 sebagai pengirim datanya. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sensor MQ-7 dapat mendeteksi gas karbon monoksida (CO) pada produk KOLISS-IoT yang selanjutnya ditampilkan di LCD dan halaman web. Hasil pengambilan data didapatkan rata-rata gas CO yang terdeteksi sebesar 5,72 ppm serta rata-rata waktu pengiriman data pada halaman web membutuhkan waktu 8,1 detik.</p> 2020-10-05T08:17:53+00:00 ##submission.copyrightStatement##