http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/issue/feed Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika 2021-05-10T02:01:50+00:00 Dr. Iwan Setyawan iwan.setyawan@ieee.org Open Journal Systems <h3 style="text-align: left;">Welcome to the official site of&nbsp;Techné: Jurnal Ilmiah Elektroteknika</h3> <p style="text-align: justify;">Techné: Jurnal Ilmiah Elektroteknika (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) is a scientific journal published by the Faculty of Electronics and Computer Engineering, Satya Wacana Christian University and has been nationally-accredited Sinta 4. Topics covered by Techné encompasses research areas in electrical, electronics and computer engineering. Techné was first published online in 2010. The journal is published twice a year, in April and October. This journal adopts the Open Access policy and all published articles are freely accessible to all visitors. To submit your manuscript, please download <a title="Template" href="http://www.jurnaltechne.org/archives/templates/Panduan_Penulisan_Techne_Jurnal Ilmiah Elektroteknika.doc"><strong>Template of Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika.</strong></a></p> <p style="text-align: justify;"><a title="Sertifikat Techne" href="https://drive.google.com/file/d/1DkkBvdtDNQ3P_hUvwWUzOnRzHKZ0tLOY/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener"><strong><img src="/public/site/images/ojsadmin/SERT_TECHNE_horizontal.jpg" width="286" height="203"></strong></a></p> http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/231 Klasifikasi Jenis Buah Mangga dengan Metode Backpropagation 2021-05-01T12:37:43+00:00 Jamaludin Jamaludin jamaludin.16124@student.unsika.ac.id Chaerur Rozikin chaerur.rozikin@staff.unsika.ac.id Agung Susilo Yuda Irawan agung@unsika.ac.id <p>Di Indonesia buah mangga merupakan tanaman yang tumbuh subur. Namun pemilihan jenis mangga sendiri masih dilakukan secara manual yakni memilah jenis mangga dengan membanding warna, bentuk dan ukuran. Salah satu perkembangan teknologi pada bidang perindustrian yakni jaringan syaraf tiruan yang mampu belajar sendiri layaknya manusia. Dalam penelitian ini dibuat sebuah sistem yang mampu mengklasifikasi jenis-jenis mangga. Sistem yang akan dibangun ini menerapkan jaringan syaraf tiruan untuk pemodelannya dan menggunakan ekstraksi ciri berupa <em>mean </em>RGB dan standar deviasi RGB, perimeter, luas, panjang, lebar, kebulatan, dan kerampingan. Pada proses percobaan klasifikasi jenis buah mangga digunakan jaringan syaraf tiruan propagasi balik (<em>backpropagation</em>) dengan melakukan variasi 2 model, yakni <em>traingdx</em> dan <em>trainlm</em> dan fungsi transfer<em> layer </em>logsig dan fungsi transfer output purelin. Model pengujian yang digunakan pada proses klasifikasi adalah <em>k-fold cross</em> <em>validation</em> dengan dasar variasi <em>epoch, goal, dan learning rate</em> dari pengujian menggunakan <em>holdout validation</em>. Berdasarkan hasil percobaan, didapat akurasi terbaik dengan 1 <em>hidden layer</em> sebesar 100% dengan waktu 10,45 detik kemudian pengujian k-fold menghasilkan rata-rata akurasi tertinggi 95,31% dengan rata-rata waktu 0,06 detik.</p> 2021-03-11T05:42:20+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/241 Perancangan Antena Printed Monopole Patch Elips dengan Konfigurasi EMA dan EMB untuk Pembaca RFID pada Frekuensi UHF 2021-05-01T12:37:45+00:00 Eva Yovita Dwi Utami eva.utami@uksw.edu Fransiska Melathi Cahyaningtyas 612015032@student.uksw.edu Andreas Ardian Febrianto andreas.febrianto@uksw.edu <p>Pada penelitian ini dirancang antena mikrostrip <em>printed monopole patch </em>elips konfigurasi EMA dan EMB untuk aplikasi pembaca RFID pada pita frekuensi UHF. Bentuk <em>patch</em> elips memiliki dua jenis konfigurasi, yaitu EMA (pencatuan pada sumbu mayor) dan EMB (pencatuan pada sumbu minor). <em>Printed monopole </em>ditambahkan pada bagian <em>ground plane</em> untuk memperbesar <em>bandwidth</em> antena. Antena disimulasikan dan direalisasikan menggunakan bahan FR4 <em>epoxy</em> dengan nilai permitivitas relatif sebesar 4,65 dan ketebalan 1,6 mm, sedangkan <em>patch</em> peradiasi dan <em>ground plane</em> menggunakan bahan tembaga. Hasil simulasi menunjukkan untuk konfigurasi EMA, diperoleh <em>bandwidth</em> sebesar 641,1 MHz dan <em>gain</em> 2,533 dB. Sementara untuk konfigurasi EMB diperoleh <em>bandwidth</em> sebesar 340,54 MHz dan <em>gain</em> sebesar 2,181 dB. Setelah antena direalisasikan, diperoleh hasil pengujian dengan konfigurasi EMA adalah <em>return loss</em> = -43,912 dB, VSWR = 1,013, <em>bandwidth</em> sebesar 1,053 GHz, dan <em>gain</em> = 6,41 dB. Sementara hasil pengujian dengan konfigurasi EMB adalah <em>return loss</em> = -32,409 dB, VSWR = 1,049, <em>bandwidth</em> sebesar 584 MHz, dan <em>gain</em> = 6,2 dB. Hasil simulasi maupun pengujian menunjukkan bahwa konfigurasi EMA memiliki <em>bandwidth</em> dan <em>gain</em> yang lebih baik daripada EMB. Namun demikian, kedua konfigurasi ini menghasilkan pola radiasi yang sama, yaitu pola radiasi <em>omnidirectional</em> pada bidang <em>azimuth</em> dan pola <em>bidirectional</em> pada bidang elevasi.</p> 2021-03-14T07:07:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/255 Multimedia Vehicular Smartphone Docking with GPS Tracking 2021-05-01T12:37:47+00:00 Feliks Wida Satyamarda 622012002@student.uksw.edu Novembri Priyadmaji Widi Nugroho 612012014@student.uksw.edu Banu Wirawan Yohanes banu.yohanes@uksw.edu <p>The Internet of Things (IoT) connecting many electronic devices via internet has been ubiquitous in the last decade. For instance, electric or hybrid cars and autonomous vehicles which are supported by many automotive and IT companies. IoT does not only provide internal monitoring service of the devices, but also the environmental situation. Meanwhile, smartphones are equipped with embedded built-in sensors, and also providing wireless communications. In consequence, vehicular telematics based on smartphone is growing rapidly. This paper proposes a vehicular smartphone docking prototype. It aims not only to provide an affordable alternative to Android Auto and CarPlay, but also to complement them, particularly in vision and security cases. The main issue is that the driver should not be distracted while driving. Such distraction may cause road accident which can lead to severe injuries and even death. Therefore, it is important to design a vehicle smartphone docking to guarantee distraction avoidance and to provide multimedia and localization services. This vehicular smartphone docking architecture consists of an Android smartphone and a Raspberry Pi. Several test drives were conducted with perfect results. Based on the experiment results, this system is able to reduce the number of modules required within a smart vehicle.</p> 2021-03-14T17:08:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ojs.jurnaltechne.org/index.php/techne/article/view/259 Analisis Kelayakan CVT (Capacitive Voltage Transformer) Phasa S Bay Busbar 2 150 kV di GI PT. XYZ Indonesia 2021-05-10T02:01:50+00:00 Suciani Rahma Pertiwi suciani.rahma17017@student.unsika.ac.id Ulinnuha Latifa ulinnuha.latifa@ft.unsika.ac.id Rahmat Hidayat rahmat.hidayat@staff.unsika.ac.id Ibrahim Ibrahim ibrahim@ft.unsika.ac.id <p>Transmisi pada gardu induk sudah banyak dikenal sebagai penyaluran tenaga listrik. Salah satu bagiannya yaitu Transmisi Gardu Induk yang betugas sebagai sarana penghubung aliran listrik antara bagian pembangkit dan distribusi sebelum dialirkan ke konsumen. Tidak hanya itu, bagian transmisi gardu indukpun bertugas untuk menaikan atau menurunkan tegangan listrik. Sebab itulah Transmisi Gardu Induk menjadi bagian penting dalam terciptanya listrik yang sampai pada konsumen dan Transmisi Gardu induk merupakan aset negara yang terjaga dan tidak boleh sembarang orang yang masuk. Salah satu peralatan pada gardu induk ialah CVT (<em>Capacitive Voltage Transformer</em>) yang bertugas sebagai alat proteksi yang mentransformasikan besaran tegangan sistem dari yang tinggi ke besaran tegangan listrik yang lebih rendah sehingga pengukuran menajdi lebih aman, akurat dan teliti. Karena CVT merupakan salah satu alat penting pada gardu induk, penelitian ini memberikan analisis saat pemeliharaan CVT guna terjaganya kelayakan performa CVT tersebut dengan melakukan 3 pengujian yaitu pengujian pentanahan, tahanan isolasi, dan tan delta.</p> 2021-05-10T02:01:49+00:00 ##submission.copyrightStatement##