Sistem Pemantauan Gas Karbon Monoksida (CO) Pada Produk KOLISS-IoT Menggunakan Teknologi Web

Main Article Content

Krisna Aditya Dian Budhi Santoso Lela Nurpulaela

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gas karbon monoksida (CO) pada produk kompor penghasil listrik dengan teknologi Internet of Things (KOLISS-IoT) yang berpotensi menghasilkan gas CO dari pembakaran yang tidak sempurna. Metode yang digunakan dalam pembuatan alat ini diawali dengan pembuatan produk KOLISS-IoT dan pembuatan sistem pemantauan gas CO yang didukung dengan teknologi Internet of Things (IoT). Proses pemantauan gas CO menggunakan sensor gas tipe MQ-7, sebagai pengendalinya menggunakan Arduino Uno serta untuk menampilkan hasil pemantauan pada halaman web menggunakan modul WiFi ESP8266 sebagai pengirim datanya. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sensor MQ-7 dapat mendeteksi gas karbon monoksida (CO) pada produk KOLISS-IoT yang selanjutnya ditampilkan di LCD dan halaman web. Hasil pengambilan data didapatkan rata-rata gas CO yang terdeteksi sebesar 5,72 ppm serta rata-rata waktu pengiriman data pada halaman web membutuhkan waktu 8,1 detik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

[1] N. Putra, R. A. Koestoer, M. Adhitya, A. Roekettino, and B. Trianto, “Potensi pembangkit daya termoelektrik untuk kendaraan hibrid,” MAKARA Journal of Technology Series, vol. 13, no. 2, pp. 53–58, 2009.

[2] A. Haryanto and S. Triyono, “Study for emission characteristic of household stoves,” Agritech, vol. 32, no. 4, pp. 425–431, 2012.

[3] N. MacCarty, D. Ogle, D. Still, T. Bond, and C. Roden, “A laboratory comparison of the global warming impact of five major types of biomass cooking stoves,” Energy Sustain. Dev., vol. 12, no. 2, pp. 56–65, 2008, doi: 10.1016/S0973-0826(08)60429-9.

[4] E. Duflo, M. Greenstone, R. Hanna, and G. Vikas, “Cooking stoves, indoor air pollution , and respiratory health in India, AEA RCT Registry, October 2016.

[5] T. Akhtar, Z. Ullah, M. H. Khan, and R. Nazli, “Chronic bronchitis in women using solid biomass fuel in rural Peshawar, Pakistan,” Chest, vol. 132, no. 5, pp. 1472–1475, 2007, doi: 10.1378/chest.06-2529.

[6] V. Mishra, “Effect of indoor air pollution from biomass combustion on prevalence of asthma in the elderly.,” Environ. Health Perspect., vol. 111, no. 1, pp. 71–78, 2003, doi: 10.1289/ehp.5559.

[7] D. G. Fullerton, N. Bruce, and S. B. Gordon, “Indoor air pollution from biomass fuel smoke is a major health concern in the developing world,” Trans. R. Soc. Trop. Med. Hyg., vol. 102, no. 9, pp. 843–851, 2008, doi: 10.1016/j.trstmh.2008.05.028.

[8] Y. Fikri, S. Sumardi, and B. Setiyono, “Sistem monitoring kualitas udara berbasis mikrokontroler Atmega 8535 dengan komunikasi protokol TCP/IP,” Transient, vol. 2, no. 3, pp. 643–650, 2013.

[9] L. O. Sari, E. Safrianti, and R. Sirait, “Analisa respon dan sensitifitas alat deteksi kadar polutan karbon monoksida (CO) di udara dengan sensor TGS 26,” Arsitron, vol. 5, no. 1, p. 53, 2014.

[10] https://www.engineeringtoolbox.com/carbon-monoxide-d_893.html, diakses tanggal 3 Mei 2020.

[11] A. Junaidi, “Internet of Things, Sejarah, Teknologi Dan Penerapannya : Review,” J. Ilm. Teknol. Inf. Terap., vol. 1, no. 3, pp. 62–66, 2015.

[12] M. A. A. Prakoso and L. Rakhmawati, “Sistem monitoring kadar karbon monoksida (CO) pada cerobong asap industri dengan komunikasi bluetooth melalui smartphone Android” J. Tek. Elektro, vol. 07, no. 01, pp. 23–30, 2018.

[13] S. H. Maharani, N. Kholis, “Studi literatur: Pengaruh penggunaan sensor gas terhadap persentase nilai error karbonmonoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) pada prototipe vehivel gas detector (VGD) ” J. Tek. Elektro, vol. 09, no. 03, pp. 569–578, 2020.

[14] I. W. A. Wibawa, I. G. Bagus, W. Kusuma, and I. M. Widiyarta, “Perancangan alat uji detektor emisi gas buang yang dilengkapi dengan interface komunikasi USB,” Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi, vol. 15, no. 2, pp. 69–75, 2015.

[15] R. Apriliansyah Dwi Saputra, “Prototipe Pengendali Kualitas Udara Indoor Berbasis Mikrokontroler Atmega 328P,” Skripsi D3 Teknik Elektronika UNY, 2017.